<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6215359982708432102</id><updated>2012-02-16T04:05:07.254-08:00</updated><category term='Kehidupan'/><category term='Karya SiswaQue'/><category term='Cerita Masa Kecil'/><category term='Cerita Cinta'/><title type='text'>CeritaQue, Semua Tentang Aq</title><subtitle type='html'>Cerita cinta, Kehidupan dan perjalanan que mengarungi Dunia ini ....</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ceritasore.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Nyet Poenya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05867515220635393651</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>8</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6215359982708432102.post-8955441227290861650</id><published>2011-06-20T20:25:00.000-07:00</published><updated>2011-06-20T20:25:39.996-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya SiswaQue'/><title type='text'>MASA KECILKU</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Mengingat di masa kecil-ku yang seharusnya di timang oleh orang yang melahirkanku, &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;tetapi aku di timang oleh orang yang lain tetapi merekalah yang merawatku sejak aku lahir. Memang ibu kandungku hanya melihat diriku di masa bayiku saja dan itu pun tidak sampai aku tumbuh besar hingga masa kanak-kanak dia hanya melihatku di saat aku umur 1 bulan hingga 2 tahun saja. Masa kecilku itu sangat menyedihkan yang meninggalkan luka mendalam di hidupku, itu semua di mulai saat  ayah kandungku pergi bersama ibuku menyewa kepada pemilik sebuah  villa untuk beristirahat tetapi ibuku terkena rayuan gombal dari ayah kandungku dan akhirnya mereka berhubungan yang tidak semestinya. Tapi setelah beberapa hari kemudian ibuku sakit perut dan memeriksakannya ke dokter, tapi tidak tersangka akhirnya ibuku di dinyatakan mengandung aku. Di saat ibuku harus mengandung karena kenakalanya mudah terkena rayuan gombal dari ayah yang tidak mau mengakui, di saat ibuku meminta pertanggung jawaban dari ayahku namun ayahku malah menolak  aku dengan spontan dan melarikan diri tanpa alasan dan ibuku tidak tau ayahku kemana. Dengan diam-diam ibuku menyembunyikan masaku di dalam kandungan dengan tanpa diketahui keluarga kandungku. Di saat ibuku akan melahirkan aku ibuku takut pada keluargaku dan merasa sungguh menyesal telah mengandung di luar nikah, dan di saat itulah ibuku kembali ke villa yang pernah ia sewa berdua dengan ayahku dengan perut yang membuncit dan cuaca hujan begitu deras serta waktu yang tidak bersahabat ibuku  tetap berjuang untuk sampai di villa. Setelah sampai di villa ibuku mendapat pertolongan dari pemilik villa dengan cepat. Setelah aku lahir aku langsung diserahkan kepada pemilik villa oleh ibuku, dan disaat itulah aku ditinggalkan oleh ibuku dan hanya beberapa bulan sekali menjenguk aku. Memang sejak itulah aku langsung berpisah dengan ibuku ya meskipun berpisah tapi rasanya tetap bersama ibu sendiri, rasa yang menyedihkan adalah di saat saya berumur 3 tahun ibukandung saya sudah menghadap Tuhan YME. Sayangnya sampai sekarang saya belum pernah melihat ibu saya dengan kenyataan, tapi saya hanya pernah melihat ibu saya dengan foto profil ibu saya sangat sedih rasanya. Hal itulah yang membuat saya untuk terus berdoa dan belajar dengan pengalaman ini saya dapat mengerti apa arti hidup yang sebenarnya. Saya hanya mampu berdoa pada Tuhan agar Ia menerima di samping-Nya, serta saya hanya berkata dalam hati “selamat jalan MAMA!”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Meskipun saya tidak bersama ibu saya sendiri tapi saya harus tetap tegar menghadapi kenyataan dan saya harus tetap mengasihi, mencintai, menyayangi semua keluarga saya yang baru. Disinilah saya harus memulai hidup baru dalam segala hal, saya tidak ingin hanya tergantung pada orang lain, karena saya tidak ingin membuat ibu saya yang ada di atas Sana kecewa saya hanya ingin membuat semua orang bangga terhadap saya. Saya saat ini hanya bisa berdoa, berusaha, dan belajar dari kenyataan yang suudah terjadi sekarang, saya tidak mau membuat orang melihat saya sebagai anak yang dilahirkan di luar nikah. Saya harus menunjukan kepada mereka keunggulan saya, saya tidak mau melihat orang tua saya sekarang ini menderita meskipun sudah tua saya harus  selalu membuat mereka tersenyum riang melihat saya. Entah apa yang harus kulakukan saat ini menhadapi semua ini, tapi aku sudah mengerti sekarang Tuhan yang menolong saya dengan rencana-Nya yang indah dan sempurna. Segala cobaan yang saya hadapi sekarang, saya anggap sebagai jalan atau jembatan pelajaran menuju kesuksesan, memang ini semua berat untuk dirasakan dengan hati menderita dan saya tidak mampu apa-apa. Saya tidak  bisa menghadapi semua ini hanya dengan fisik saya sendiri, tapi saya harus menghadapi semua ini dengan mental kuat dan bantuan orang lain terutama orang tua yang terus mendampingi saya dengan doa-doanya. Saya harus mendapatkan pengalaman yang cukup untuk bekal saya di masa depan, satu yang saya inginkan saya sangat ingin mendapat beasiswa dari sponsor yang memang ingin membantu saya, agar saya bisa membantu sedikit orang tua saya yang sudah tua dan tidak mampu. Saya saat ini sedikit kecewa dengan ayah kandung saya sendiri karena sudah meninggalkan saya sendiri dan saat ini sesuai keluarga kandung saya di malang bahwa ayah saya menikah lagi. Saat ini saya berdoa agar Tuhan mengetuk hati ayah saya agar sadar apa yang sudah ia buat selama ini, saat ini saya tinggal di JL. Jeruk, No 38 Desa Songgoriti Kota Batu, Jawa Timur. Memang saya tinggal di rumah yang serba sederhana, tapi saya tidak pernah mengeluh atas semua ini malah saya bersyukur karena Tuhan masih memberi saya umur dan kesehatan kepada saya. Selama saya hidup di keluarga saya sekarang saya tak pernah merasa iri pada teman saya yang lain, saat ini saya sedang menderita sakit asma yang sering kambuh. Saya memang saat ini membutuhkan pertolongan orang lain untuk tumbuh dewasa peristiwa masa kecil saya. Saya saat ini sekolah di SMPK Widyatama Batu. Di sekolah ini saya yakin bahwa saya akan dapat pengalaman baru dan teman yang selalu mendukung saya dalam keterbatasan saya. Saya selalu ingin menciptakan semangat belajar yang tinggi, pengalaman saya di masa kecil akan selalu membuat saya berkembang menghadapi era globalisasi sekarang ini. Saya selalu merasa semangat ketika saya belajar terbayang wajah mama saya meskipun ia sudah tiada, saya juga selalu merasa bangga dengan ibu dan bapak saya sekarang ini karena merekalah yang sudah berjuang demi hari depan saya. Meskipun orang tua saya sudah tua tetapi saya selalu salut pada mereka. Itulah pengalaman saya di masa kecil saya yang indah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="line-height: 150%; margin-bottom: 0in; margin-left: 1.97in; text-align: right;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Karya : &lt;b&gt;PAULUS DANDY. K 7Che&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6215359982708432102-8955441227290861650?l=ceritasore.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritasore.blogspot.com/feeds/8955441227290861650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/2011/06/masa-kecilku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default/8955441227290861650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default/8955441227290861650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/2011/06/masa-kecilku.html' title='MASA KECILKU'/><author><name>Monyet</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-83TcRSfxjZk/TugF8635L3I/AAAAAAAAAb8/N-rvi6wwZ4w/s220/nyetz0030.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6215359982708432102.post-6143686747158720746</id><published>2011-06-20T20:21:00.000-07:00</published><updated>2011-06-20T20:22:54.316-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Karya SiswaQue'/><title type='text'>Seporsi Cinta dan Secangkir Perasaan</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="float: left; font-size: 200%; margin-right: 0.08in;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;T&lt;/span&gt;et.....tet......Bel sekolah berbunyi. Detik demi detik  pikiranku masih melayang, pikiranku rasanya tidak bisa berhenti memikirnya, masih dapatku ingat sorot matanya yang tajam, saat ia menatapku. Dan saat ini masih teringat olehku saat itu.&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Saat itu aku duduk di ayunan dan tanpa sadar dia datang, aku mencoba untuk menjauh, mendekati kakak sepupuku,karena aku rasa itu yang terbaik. Dan tahu apa yang dia katakan??, dia menyuruhku untuk duduk ayunan didepannya, dan aku mau tidak mau duduk di depanya . Aku kembali duduk di tempat mainan yang lain. Dia datang dan bicara sesuatu yang tak aku mengerti. Tapi aku terus menjauh. &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Tapi setelah aku pikir dia sekarang berubah 180º dan entah apa yang terjadi pada dirinya. Dan aku rasa itu sudah tinggal kenangan yang tak sempat terukir. Hari ini kami kembali ke Kota Batu setelah perjalanan yang jauh. Sampailah kami di Kota Batu yang dingin, dan menusuk tulang. Liburan panjang telah berlalu, murid kembali pulang tepat pada hari ulang tahunnya. Hari itu ingin kuputuskan untuk memberi ucapan selamat ulang tahun, tapi  untuk apa nanti dia marah jadi aku putuskan memberi ucapan melalui &lt;i&gt;facebook. &lt;/i&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Hari terus berganti, setelah kemenangan kami kembali ke panggung untuk acara puncak dan entah sampai kapan dia akan berubah. Dia juga ikut latihan tapi tak pernah sedikitpun memanggil aku. Dia malah membuatku ya j&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="en"&gt;&lt;i&gt;ealous&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;,dia semakin dekat dengan orang yang sangat dekat denganku. “APA COBA MAKSUDNYA??” ujarku dengan hati panas bagai api berkobar-kobar  Dia malah membuatku semakin emosi karena dia mengajari bermain rubrik dan mereka sangat dekat .itu buat aku marah. Memang aku tak pernah mau dekat denganya tapi “GAK SEGITUNYA JUGA KALI!!!”. Dan saat pentas dimulai giliran kami saat lama, banyak sekali sambutan, dan dibelakang panggung dia malah tertawa dengan cewek yang “SOK CANTIK”. Memang aku terkadang bosan bertemu dengannya, tapi sehari saja aku tidak bertemu dengannya aku sangat bingung. &lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;Setelah Pentas dimulai, kami dipersilahkan pulang, sebenarnya aku tak ingin pulang dan ingin tetap di tempat itu untuk tetap bisa melihatnya namun, karena orangtuaku sudah menjemput mau tidak mau aku harus meninggalkannya dan kembali pulang. Dan esoknya kami kembali ke sekolah katolik penuh dengan cerita cintanya masing-masing. Aku duduk bersama teman-teman yang hmm....aku rasa ”GILA” sedang membicarakan Kakak kelas ya semuanyalah. Tak pernah terbayang olehku bagaimana wajah manisnya saat tersenyum padaku. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;WALAUPUN HANYA SEBATAS MIMPI atau mungkin juga tak akan pernah. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-style: normal; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-decoration: none; text-indent: 0.5in;"&gt;Detik telah menjadi Menit dan menit-menit inilah yang mendebarkan.Aku harus pergi kekelasnya untuk membagikan konsumsi yang ya lumayan berat.'ya, inilah tugas seorang OSIS' . Dia hanya melihatku dan membuat aku semakin gugup, aku semakin kewalahan. Apapun yang dikatakan wali kelasnya membuatku kurang 'MUDENG'. Hari itu wali kelasnya membuatku malu, dan seakan seperti orang 'Oon' yang datang kekelas itu. Siang setelah acara itu rasanya aku ingin pulang segera agar dapat pulang bersamanya, ya paling tidak melihatnya sedikit saja&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Pagi menjadi malam dan malam menjadi pagi. Bangun dan &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;back to school&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;. Disekolah dimulai dengan tambahan pagi, 'yah..gk bisa lihat dia'. Tapi aku cukup puas karena saat tambahan, dia masih lewat-lewat di kamar mandi, dan suara yang sedikit nge-bass dan sedikit berat itu membuat aku tertawa sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-style: normal; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-decoration: none; text-indent: 0.5in;"&gt;Sekolah selesai tapi ada satu hal yang tak bisa aku tinggalkan. BINA IMAN. Aku masih bisa melihatnya lagi....'hehehehehehe kesempatan dalam kesempitan'. Ya itu selalu aku manfaatkan. Aku pulang dengan cepat karena terkadang dia masih menunggu mobil jemputannya datang. Hari ini tugas ku kembali menumpuk dengan sejuta PR dan segudang catatan yang belum lengkap. Aku perlu meminjam catatan teman, aku kembali teringat lagu Kerispatih yang menjadi lagu kenangan denganya. Semua itu hanya seperti mimpi, apalagi saat dia mendekati aku.Semuannya semakin lengkap dengan seruan hujan diluar yang begitu menyentuh.,  &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Menit telah menjadi Jam dan Jam  demi jam terlewati dan tampak tak berarti bila tak ada sosoknya disampingku., berharap hariku masih seperti yang dulu, tapi ternyata. “Apa??dek'e punya pacar??Dan arek koyo ngono iku pacar'e?” ujarku saat mengetahui bahwa dia sudah memiliki pacar.. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;b&gt;'P.L.A.Y.B.O.Y'&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt; itu pikiranku di benakku yang terus membuatnya menjadi musuh. Begitupun saat hari minggu salamku tak tulus padanya. Dan satu kata yang dia ucapkan “Ih....”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Ketika surya kembali bersinar, ternyata pada kenyataannnya dia jomblo dan rasanya seperti &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;'membelah atmosfir berlapis-lapis, terbang bersama paus akrobatis menuju rasi bintang paling manis'.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;Hari ini aku menulis status &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;“Ingin rasanya aku meminta maaf akan kesalahanku hari ini, kemarin, dan slama-lamanya. “ &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-decoration: none; text-indent: 0.5in;"&gt;Dan Jam demi jam berlalu dan menjadi Hari. Dan Hari ini bisa jadi hari terbaikku sepanjang hari. Yang pertama aku dapat hadiah dari ortu, yang kedua, aku dapat nilai ulangan bagus-bagus dan yang terakhir dia menatapku cukup lama. Rasanya seperti melayang ke angkasa.dan aku tak ingin dia pergi. Seketika itu juga aku memikirkan Paris ya, Kota paling romantis, dengan menara eiffel yang menjulang tinggi. Tapi semua terhenti hanya karena kecepatan mobil yang melaju dan membuat ia hilang bak ditelan bumi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-decoration: none; text-indent: 0.5in;"&gt;Hari ini dia tambahan pagi, kenapa akhir-akhir ini kita jarang bertemu ,setiap istirahat, kita jarang tatap-tatapn lagi, ini selalu saat aku tambahan dia tidak tambahan dan saat dia tambahan aku tidak dan begitulah seterusnya. Aku bingung. Hari ini aku dengar lagi bahwa orang yang mengaku menjadi pacar si x(dia) sudah memiliki pacar baru, brarti secara logika mereka benar-benar tidak pacaran, hatiku semakin yakin bahwa dia jomblo, betapa senang hatiku rasanya ingin terbang ke langit tertinggi.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-decoration: none; text-indent: 0.5in;"&gt;Hari demi hari telah menjadi bulan, ketika sang purnama menghilang, begitupun dengan perasaanku yang mungkin mulai memudar. Tak tahu sampai kapan ini harus berakhir perasaan ku semakin tidak menentu.Aku merasa dia tak lagi peduli padaku, dia tak lagi mengerti keadaanku yang sekarang.Dan semua telah berbalik 2sahabatku telah menemukan apa yang mereka cari dan kini hanya tinggal aku dan seorang sahabatku yang semakin jauh dengan seeorang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-decoration: none; text-indent: 0.5in;"&gt;“Someone in my heart” itu kata beberapa orang. Dan aku rasa apa yang mereka katakan terjadi padaku dan sulit untuk dilupakan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-decoration: none; text-indent: 0.5in;"&gt;Bulan telah berganti menjadi tahun, ketika mungkin cinta ini harus berhenti walaupun hanya disini saya tapi paling tidak mengerti sedikit tentang hariku dan sedikit saja kamu mengerti perasaaan hati yang terpendam ini. Tak ingin aku membuatmu kecewa.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Mungkin sudah habis kata untuk membuatmu percaya bahwa aku suka padamu, Aku kembali di ingatkan akan pertanyaanya padaku “Bener gak yang dibilang anak-anak kemaren.?” begitu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;gentle. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Dan dia tak malu saat aku menjawab”Gak tuh..!!”Dan sebenarnya jawabanku ini tidak jujur. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-decoration: none; text-indent: 0.5in;"&gt;Dan semua Kenangan itu, hilang begitu saja setelah aku mendengar kabar bahwa Dia telah”menembak” seorang kakak kelas yang aku rasa memang canti dan mais, dan aku sangat terpukul karena aku rasa tak ada berita dan ternyata begini hasilnya. Tapi entahlah kebenarannya karena aku hanya mendengar dari sahabatku.Dan aku rasa kebenarannya 50%  itu semua karena yang menyampaikan pesan itu adalah orang lain dan bukan dia sendiri, jadi aku masih belum percaya 100%.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-decoration: none; text-indent: 0.5in;"&gt;Tapi satu yang tak masuk akal anak seperti dia bisa berkelahi?? aku rasa tidak. Tapi aku mendapat informasi dari guru yang mengatakan bahwa dia tadi terpancing emosi, yah... itu masalah biasa. Tapi selama dia mau memaafkan tak ada salahnyakan. Apalagi besok aku tak akan bertemu dia. Walaupun terkadang aku merasa dunia tak adil aku selalu berharap, dia milikku.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-decoration: none; text-indent: 0.5in;"&gt;Kemarin saat aku menulis cerpen ini aku kembali teringat kejadian tadi pagi saat aku ada Tambahan matematika dia melihatku, dan dia melihatku di balik pohon, dan yang kedua saat aku akan pulang aku mampir sejenak ke kantor dan tebak apa yang aku lihat dia lewat di depatku dan menatapku dan aku melihatnya tanpa henti&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-style: normal; font-weight: normal; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-decoration: none; text-indent: 0.5in;"&gt;Dan hari ini hari terakhir aku menulis cerpen ini dia masih terus ada dibenakku. Entah, saat aku mengerjakan soal dia sedang olah raga aku sempat  melihatnya bermain basket. Dan itu semua telah membuat konsentrasiku kacau.  &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Semua yang terjadi padaku semua seperti hal yang &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;impossible &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;, dan tak akan mungkin terjadi.Tapi ini kenyataan , tak ada yang bisa memungkiri kisah cinta ini. Namun, ini kenyataan yang mungkin tak akan pernah terjadi lagi, ingin memutar waktu agar semua bisa diperbaiki.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="RIGHT" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 0in;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt;Karya: &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;STEVANY GRACIA DANDRA 7CHE&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; line-height: 150%; margin-bottom: 0in; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;span style="font-style: normal;"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;&lt;span style="font-weight: normal;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6215359982708432102-6143686747158720746?l=ceritasore.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritasore.blogspot.com/feeds/6143686747158720746/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/2011/06/seporsi-cinta-dan-secangkir-perasaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default/6143686747158720746'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default/6143686747158720746'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/2011/06/seporsi-cinta-dan-secangkir-perasaan.html' title='Seporsi Cinta dan Secangkir Perasaan'/><author><name>Monyet</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-83TcRSfxjZk/TugF8635L3I/AAAAAAAAAb8/N-rvi6wwZ4w/s220/nyetz0030.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6215359982708432102.post-4101006643369845825</id><published>2010-10-08T18:27:00.000-07:00</published><updated>2010-10-08T18:28:27.515-07:00</updated><title type='text'>sosok dibalik seorang ayah</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang  bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau  luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang  tuanya.....  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Lalu bagaimana dengan Ayah?&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mungkin karena Mama lebih  sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah  kamu, jika ternyata Ayah-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Mungkin  dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu  bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Ayah  bekerja dan dengan wajah lelah Ayah selalu menanyakan pada Mama tentang  kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian ?&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil......  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ayah biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dan setelah Ayah menganggapmu bisa, Ayah akan melepaskan roda bantu di sepedamu...  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kemudian Mama bilang : "Jangan dulu Ayah, jangan dilepas dulu  roda bantunya" , Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka....  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tapi sadarkah kamu?  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Bahwa Ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;kecilnya PASTI BISA.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tetapi Ayah akan mengatakan dengan tegas : "Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang"  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tahukah kamu, Ayah melakukan itu karena Ayah tidak ingin kamu  menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat  dipenuhi?&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saat kamu sakit pilek, Ayah yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!".  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan  lembut. Ketahuilah, saat itu Ayah benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika kamu sudah beranjak remaja....  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kamu mulai menuntut pada Ayah untuk dapat izin keluar malam, dan Ayah bersikap tegas dan mengatakan: "Tidak boleh!".  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tahukah kamu, bahwa Ayah melakukan itu untuk menjagamu?  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Karena bagi Ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat - sangat luar biasa berharga..  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Setelah itu kamu marah pada Ayah, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu...  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama....  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tahukah kamu, bahwa saat itu Ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Bahwa Ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika  saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah  untuk menemuimu, Ayah akan memasang wajah paling cool sedunia.... :')  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ayah sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sadarkah kamu, kalau hati Ayah merasa cemburu?&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saat kamu  mulai lebih dipercaya, dan Ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk  keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Maka yang dilakukan Ayah adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir...  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut - larut...  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Ayah akan mengeras dan Ayah memarahimu.. .  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Ayah akan segera datang?  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;"Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Ayah"&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Setelah lulus SMA, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur.  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Ayah itu semata - mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti...  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tapi toh Ayah tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Ayah&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika kamu menjadi gadis dewasa....  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain...  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ayah harus melepasmu di bandara.  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tahukah kamu bahwa badan Ayah terasa kaku untuk memelukmu?  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini - itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. .  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Padahal Ayah ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat.  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Yang Ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut  matanya, dan menepuk pundakmu berkata "Jaga dirimu baik-baik ya sayang".  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT...kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Ayah.  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Ayah tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan...  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : "Tidak.... Tidak bisa!"  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan "Iya sayang, nanti Ayah belikan untukmu".  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Tahukah kamu bahwa pada saat itu Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum?&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu.  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat "putri  kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi  seseorang"  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Ayah untuk mengambilmu darinya.  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ayah akan sangat berhati-hati memberikan izin..  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Karena Ayah tahu.....  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dan akhirnya....  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Saat Ayah melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama  seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Ayah pun  tersenyum bahagia....  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Ayah pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ayah menangis karena Ayah sangat berbahagia, kemudian Ayah berdoa....  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Ayah berkata: "Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik....  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik....  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Bahagiakanlah ia bersama suaminya..."&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Setelah itu Ayah hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk...  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dengan rambut yang telah dan semakin memutih....  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya....&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ayah telah menyelesaikan tugasnya....  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Ayah, atau Bapak kita...  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat...  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis...  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .  &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa "KAMU BISA" dalam segala hal..&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms;"&gt;Artikel ini dari : &lt;/span&gt;&lt;a style="font-family: trebuchet ms;" href="http://www.wattpad.com/413550-sosok-dibalik-seorang-ayah-read-this-very-touching"&gt;www.wattpad.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6215359982708432102-4101006643369845825?l=ceritasore.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritasore.blogspot.com/feeds/4101006643369845825/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/2010/10/sosok-dibalik-seorang-ayah.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default/4101006643369845825'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default/4101006643369845825'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/2010/10/sosok-dibalik-seorang-ayah.html' title='sosok dibalik seorang ayah'/><author><name>Monyet</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-83TcRSfxjZk/TugF8635L3I/AAAAAAAAAb8/N-rvi6wwZ4w/s220/nyetz0030.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6215359982708432102.post-1263119465633500874</id><published>2009-06-08T07:52:00.000-07:00</published><updated>2009-06-08T07:54:29.597-07:00</updated><title type='text'>Miss u Dear Stud</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="post-author"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="post-icons"&gt;&lt;span class="item-control blog-admin pid-947279436"&gt;&lt;a linkindex="20" href="post-edit.g?blogID=4449198496553695993&amp;amp;postID=8540133371069298032" title="Edit Entri"&gt;&lt;span class="quick-edit-icon"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/a&gt; &lt;/span&gt; &lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana; text-align: justify;" class="post-footer-line post-footer-line-2"&gt; &lt;span class="post-labels"&gt; &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt; Matahari di ufuk timur mulai beralih untuk tenggelam ke barat. Itu tandanya rombongan SMPN 25 Surabaya harus segera menuju bus untuk kembali ke kota asalnya. Hari ini benar-benar menyenangkan dan melelahkan bagi murid SMPN 25. Seharian menghabiskan waktu di pantai Pasir Putih.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana; text-align: justify;" class="post uncustomized-post-template"&gt;&lt;div class="post-body"&gt;&lt;p&gt; Rasanya tidak enak bagi mereka mengingat sebentar lagi harus berpisah satu sama lain. Tapi ternyata, bukan hanya para murid yang tidak menginginkan perpisahan ini terjadi. Ada pula seorang guru yang merasa kehilangan juga. P.Rafi, begitu panggilannya. Umurnya memang masih muda untuk menjadi guru. Itulah yang membuat murid-murid menjadi mudah akrab dengannya. Ditambah beliau juga masih jomblo sehingga para murid tidak takut untuk mendekatinya.&lt;br /&gt;Dari sekian banyak murid yang menghabiskan waktu di pantai dengannya, entah kenapa beliau lebih suka bersama Avel, gadis manis berkulit sawo matang ini. P.Rafi sepertinya menikmati sekali acara rekreasi itu. Karena beliau bisa sehari penuh bersama Avel. Tapi Avel hanya menganggap itu biasa saja. Ternyata sebaliknya, bagi P.Rafi itu benar-benar menyenangkan.&lt;br /&gt;“Avel, pindah ke bus ku aja. Di sini lebih enak lo daripada di bis kamu.” teriak P.Rafi.&lt;br /&gt;“Gak ah pak. Enak di sini, banyak temen-temenku.”&lt;br /&gt;“Yah dasar! Kurang nih masihan.”&lt;br /&gt;“Apanya pak yang kurang?” tanya Avel.&lt;br /&gt;“Ngehabisin waktu bareng kamu. Hehe…” jawab P.Rafi sambil tertawa.&lt;br /&gt;Avel menjadi bingung. Tidak biasanya P.Rafi seperti itu. Sedekat-dekatnya dengan murid, tidak pernah P.Rafi sedekat ini dengan Avel.&lt;br /&gt;Jam sudah menunjukkan pukul 11.00 malam ketika mereka sampai di Surabaya. Dengan masih mengantuk, Avel menuruni bus untuk segera pulang. Dia dijemput oleh Vino, pacarnya.&lt;br /&gt;“Avel, aku di sini!” panggil Vino.&lt;br /&gt;“Oke, tunggu aku.”&lt;br /&gt;Dari sudut jalan lain,&lt;br /&gt;“Avel, pulang bareng yuk.”&lt;br /&gt;Setelah Avel menoleh, ternyata P.Rafi yang memanggilnya.&lt;br /&gt;“Maaf pak, aku dijemput pacarku. Lain kali ajah ya pak. Met malam.”&lt;br /&gt;“Lain kali kapan? Kamu kan udah nggak sekolah di SMPN 25 lagi. Ya udahlah. Hati-hati ya.” dengan perasaan kecewa, P.Rafi berjalan menuju tempat parkir untuk mengambil sepedanya.&lt;br /&gt;Sesampainyadi rumah, Avel tidak langsung tidur. Dia masih merenungi dan mengingat-ingat perkataan dan perbuatan P.Rafi seharian ini. Tepat setelah dia menyimpulkan semuanya, di HPnya tertuliskan ada panggilan dari P.Rafi. Dia pun segera mengangkat telepon itu.&lt;br /&gt;“Malam. Ada apa pak?”&lt;br /&gt;“Kamu belum tidur ta?”&lt;br /&gt;“Belum. Tumben pak telepon aku?”&lt;br /&gt;“Ehm, ku kangen nih sama kamu. Kamu kangen gak sama aku? Aku nggak bisa bayangin deh betapa besar rinduku kalau kamu benar-benar nggak ada di SMPN 25 lagi.” kata P.Rafi.&lt;br /&gt;“Sampai segitunya pak?”&lt;br /&gt;“Singkat banget responnya? Aku beneran bakal kangen berat ma kamu. Kamu nggak ta?”&lt;br /&gt;Setelah P.Rafi selesai telepon, Avel benar-benar yakin dengan kesimpulannya. Bahwa P.Rafi kemungkinan ada perasaan kepadanya. Hanya saja dia tidak berani memastikan langsung. Dia pun juga tidak ingin Vino mengetahui hal ini. Dia memilih untuk diam saja dan tidak menanggapi.&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;Kalimat P.Rafi yang sampai SMA ini masih dia ingat,”Aku akan selalu merindukanmu. Kuharap kau pun juga, Avel. Aku tak kan pernah melupakan murid yang pernah sejenak berlarian dalam pikiranku dan mengaduk-aduk hatiku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~~~~~ SELESAI ~~~~~&lt;/p&gt;&lt;p&gt;By: Avel&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6215359982708432102-1263119465633500874?l=ceritasore.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritasore.blogspot.com/feeds/1263119465633500874/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/2009/06/miss-u-dear-stud.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default/1263119465633500874'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default/1263119465633500874'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/2009/06/miss-u-dear-stud.html' title='Miss u Dear Stud'/><author><name>Monyet</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-83TcRSfxjZk/TugF8635L3I/AAAAAAAAAb8/N-rvi6wwZ4w/s220/nyetz0030.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6215359982708432102.post-8231949849816219457</id><published>2009-05-05T21:02:00.000-07:00</published><updated>2009-05-05T21:12:38.680-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Cinta'/><title type='text'>Ternyata memelihara lebih sulit daripada mencari ...</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center; font-family: trebuchet ms;"&gt;Ternyata memelihara sebuah hubungan itu lebih sulit daripada mencarinya, khususnya hubungan percintaan. Seperti itulah kehidupan di dunia ini.&lt;br /&gt;aq pernah mengalaminya, walaupun masih dalam level pacaran. kata orang masa pacaran itu adalah masa diman kita berusaha saling mengerti satu sama lainnya. ternyata menyatukan 2 hal yang berbeda itu sangatlah sulit buangetz.&lt;br /&gt;Dalam masa pacaran itu, aq 2 kali melakukan selingkuh dikarenakan hal yang sepele (ga dapet perhatian, red). sekarang aq baru mengerti, ternyata selingkuh itu sakit, ga enak buangetz. pertamanya sih enak aja, tetapi akhir-akhirnya ya..... seperti itu lah.&lt;br /&gt;Akhirnya aq mulai mencoba untuk menjaga cinta yang sudah aq miliki dan aq dapatkan.&lt;br /&gt;kebanyakan dari kita, bila sudah mendapatkan maka kita tidak pernah menjaganya. Tidak sedikit suatu hubungan, baik itu hubungan suami istri atau masih pacaran berakhir dengan perceraian ato putus ( apalagi seng suka gonta-ganti pacar ).&lt;br /&gt;maka dari itu, dari sedikit pengalaman q di masa pacaran ini, aq mo kasi pelajaran yang telah aq dapatkan. Jaga dan rawatlah hubungan yang telah kalian semua dapet dan miliki. karena kebahagiaan itu akan kita dapet kalo kita bisa menjadi satu dari 2 hal yang berbeda itu tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6215359982708432102-8231949849816219457?l=ceritasore.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritasore.blogspot.com/feeds/8231949849816219457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/2009/05/ternyata-memelihara-lebih-sulit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default/8231949849816219457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default/8231949849816219457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/2009/05/ternyata-memelihara-lebih-sulit.html' title='Ternyata memelihara lebih sulit daripada mencari ...'/><author><name>Download Sepusanya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/08954316225687324428</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_v5M1fDkgG_s/SeV9UOv8P3I/AAAAAAAAAA4/G-iCRgQfctk/S220/c.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6215359982708432102.post-1608936579144824162</id><published>2009-01-05T07:37:00.001-08:00</published><updated>2009-04-25T03:10:51.252-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Cinta'/><title type='text'>Kisah Cinta Segitiga</title><content type='html'>CINTA YANG TAK SEMESTINYA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Huh..&lt;br /&gt;Malam ini aku sebenarnya masih ingin bersama Kak Renosa terus. Tapi, ternyata mama menjemputku. Padahal tadinya Kak Renosa berniat mengajak aku pegi nonton konser setelah pulang dari pentas Pramuka. Terpaksa gagal acara nonton konser bersama Kak Renosa.&lt;br /&gt; Tapi kenapa aku jadi kesal ya gara-gara acaraku dan Kak Renosa gagal? Nggak mungkin kan aku ada rasa sama Pembina Pramukaku itu. Apa mungkin karena tadi siang aku habis putus sama Putra, jadi aku ngrasa kesepian. Sehingga acara pergi bersama Kak Renosa aku anggap sebagai obat sakit hati. Ah biarlah. Besok perasaan ini pasti juga sudah hilang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Oh Tuhan!&lt;br /&gt;Pagi ini Kak Renosa mengirimi aku sms untuk membangunkanku dari mimpi. Kenapa aku merasa keGRan begini? Apa mungkin gara-gara kejadian semalam, telah menumbuhkan benih-benih cinta? Jangan sampai terjadi deh! Gak umum banget kalau sampai terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak sore, Kak Renosa sudah ngajak aku smsan. Biasa, isinya cuma sekedar basa-basi. Aku pun juga tidak terlalu peduli. Karena aku masih sedikit memikirkan Putra. Hingga akhirnya aku benar-benar terkejut dan peduli dengan sms Kak Renosa yang satu ini.&lt;br /&gt;From:&lt;br /&gt;K.Re : Y km gmn, mau ga. Eh seandai y km jd pacar q gt gmn y. Menurut km bs pa ga. Eh ni seandaine lo. Km mau pa ga ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu sms ini sudah bikin aku langsung mau pingsan. Belum lagi sms yang selanjutnya. Lalu di akhir sms, Kak Renosa benar-benar nembak aku. OMG !!! Aku langsung cerita aja ke Laurent, sahabatku. Dan Laurent pun sama gak percayanya kayak aku. Dia bahkan berkata,”Rhasya, Kak Re itu masih termasuk guru kita!!! Umurnya pun pasti di atas 25 tahun. Sedangkan kamu sendiri masih kelas 3 SMP. Emangnya kamu mau? Dan ingat, Kak Re masih punya pacar.”&lt;br /&gt;  Aku pun memutuskan untuk menjawab perasaan Kak Re besok. Tidurku nggak bisa nyenyak, bahkan Kak Re sampai kebawa di mimpi. Aku terbayang-bayang wajah Kak Re terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Hari ini aku ada pembinaan Pramuka tambahan selama 2jam. Otomatis aku bakal ketemu Kak Re. Aku benar-benar belum siap untuk ketemu Kak Re. Karena aku juga belum nyiapin jawaban perasaanku. Pada waktu ketemu di depan R. Kepala Sekolah, Kak Re bertanya dengan keras,”Gimana jadinya?”. Aku cuma bisa tersenyum. Di akhir pembinaan pun Kak Re juga menanyakan hal itu lagi sambil menarik-narik tasku. Aku jadi semakin bingung. Aku belum siap jawabannya. Tapi di sisi lain, sepertinya Kak Re serius nembak aku. Cuma status kita itu Pembina dan murid. Jadi aku mesti mikir dua kali untuk menjawab pertanyaan itu. Belum lagi Kak Re yang masih punya pacar. Aku benar-benar nggak konsen seharian ini. &lt;br /&gt; Pulang sekolah, Kak Re melanjutkan sms yang kemarin. Aduh, mau aku balas tapi ragu-ragu, nggak dibalas malah kasihan Kak Re. Akhirnya aku balas tapi dengan jawaban yang sama. Yaitu “Bingung”. Mau nggak mau aku harus jawab besok pagi. Aku sudah janji sama Kak Re. Dan janji harus ditepati. Dan malam ini aku kembali nggak bisa tidur lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Esok ini, aku sudah menunggu Kak Re di depan ruangannya. Tapi tiap aku mau ngomong, aku selalu bimbang. Akhirnya kutunda hingga pulang sekolah. Padahal, selama pulang sekolah aku sama Kak Re terus di sanggar Pramuka. Entah kenapa aku masih bimbang juga. Aku pun pulang dengan perasaan yang masih terbebani.&lt;br /&gt; Akhirnya kuputuskan buat jawab lewat sms. Aku tunggu beberapa jam, smsku belum dibalas-balas juga. Akupun berpikir, mungkin Kak Re sudah lelah menanti jawaban dariku. Tapi sore harinya, smsku dibalas juga. Lalu dengan segera, aku langsung jawab pertanyaan Kak Re.&lt;br /&gt;To:&lt;br /&gt;K.Re : Qw jwb “IYA”…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Cuma 3 kata itu yang aku kirimkan. Dan kita pun jadian juga. Awalnya, aku ngrasa nggak yakin dengan kisah cinta ini. Baru 2hari jadian, aku sempat berpikir buat mutusin dia karena faktor status. Tapi Laurent melarangku. Dia bilang itu sama saja aku mempermainkan Kak Re. Akhirnya aku coba jalani semua ini. Dan ternyata berhasil. Perlahan-lahan aku mulai terbiasa dengan cara pacaran kita yang “Backstreet”. Walaupun begitu, ada satu yang masih tertinggal di hatiku. Pacar Kak Re. Aku nggak mau dituduh yang enggak-enggak. Aku sudah berusaha bilang pada Kak Re kalau aku nggak mau diduakan. Tetapi Kak Re hanya bisa berkata,”Sabar.” &lt;br /&gt; Tak terasa hubungan kita sudah 2 minggu. Dan di minggu kedua inilah mulai timbul masalah. Sewaktu aku telepon Kak Re, dia cerita kalau pacarnya tahu hubunganku dengan Kak Re. Aku pun takut setengah mati. Apalagi pacarnya lebih tua daripada aku. Bisa-bisa aku dilabrak. Sebenarnya ini juga salahku sendiri kenapa mau menerima Kak Re. Di telepon itulah aku langsung mutusin Kak Re. Paginya, Kak Re bersikap seolah tidak pernah putus. Aku sempat menghindar. Karena aku sendiri nggak rela mutusin Kak Re. Pulang sekolah, Kak Re ngajak aku ngobrol. Terus aku coba tegasin hubungan kita sekarang. Tapi Kak Re meminta untuk tetap lanjut. Jujur, aku juga masih ingin bersama Kak Re. Aku pun menerima Kak Re kembali.&lt;br /&gt; Setelah kejadian itu, kupikir sudah tidak ada lagi kejadian lain yang terjadi di antara kita. Tapi ternyata dugaanku meleset. Seminggu kemudian saat aku baru saja bangun dari tidur siang, tiba-tiba aku mendapat sms dari nomer tak dikenal. Setelah kubaca isinya, aku langsung sadar kalau itu adalah sms dari pacar asli Kak Re. Aku benar-benar takut kali ini. Tanpa pikir panjang, aku segera mutusin Kak Re lagi lewat sms.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt; Ini benar-benar keputusan terakhirku. Sejak saat ini dan selamanya, aku nggak mau dekat lagi sama Kak Re. Walaupun sebagai muridnya. Aku sudah terlanjur sayang dan cinta banget sama  Kak Re, tapi sekarang aku juga sudah terlanjur sakit hati. Aku benar-benar nggak mau lihat muka Kak Re lagi di sekolah.&lt;br /&gt; Hari ini, aku sengaja menghindar dari Kak Re. Tiap aku tahu Kak Re mau lewat jalan yang sama kayak aku, aku selalu sembunyi di kelas terdekat. Sampai istirahat pertama, aku berhasil menghindar dari Kak Re. Aku cuma ngelihat mukanya dari jauh. Aku nggak pingin Kak Re tahu kalau aku masih merhatiin dia.&lt;br /&gt; Ketika aku duduk rame-rame dengan teman-teman se-genk di kantin, Bu Yuni menyuruhku untuk fotocopy daftar nilai di kantor. Ugh, sia-sia usahaku menghindar dari Kak Re hari ini. Karena di sekolah, Kak Re lah yang biasa melayani untuk fotocopy. Berarti aku mau nggak mau harus ketemu Kak Re juga. Pas sudah sampai di kantor, aku Cuma bilang fotocopy, sedetikpun tidak memandang wajahnya. Lalu katanya, “Tinggal aja dulu. Masih antri soalnya.”. Tanpa basa-basi aku langsung meninggalkan kantor. Benarnya nggak sopan juga. Tapi kali ini aku nggak peduli sama etika kesopanan kalau berhadapan sama Kak Re. Soalnya aku benar-benar sakit hati. Setengah jam kemudian, aku mengambil fotocopyan itu. Aku juga nggak bilang makasih sedikitpun. Dan saat aku membaca mading, Kak Re kebetulan lewat dan memegang pundakku seraya bertanya,”Nggak pulang tah?”. Tapi aku sama sekali menggubrisnya. Benar-benar bukan sikap murid pada umumnya. Yah…Cinta ini juga tidak semestinya. Hari pertama setelah aku putus dengan Kak Re begitu berat bagiku. Malamnya aku langsung sms supaya besok bisa ngomong sebentar cuma buat ngejelasin masalah ini. &lt;br /&gt; Berhari-hari aku sudah berusaha nyempetin waktuku buat ngomong sama Kak Re. Karena ku ngrasa ada yang masih tertinggal di hatiku kalau aku nggak ngomong langsung sama Kak Re. Tetapi berhari-hari juga Kak Re sibuk. Jadi gak ada waktu buat ngomong sama aku. &lt;br /&gt; Ya beginilah akhir kisahku dengan Kak Re. Yang hanya menyisakan puing-puing hati yang sudah hancur. Tak terasa seminggu lebih kulalui tanpa Kak Re. Entah kenapa bayangan Kak Re masih menghantui hari-hariku. Mimpiku selalu dipenuhi kehadiran Kak Re. Semuanya tentang Kak Re belum bisa hilang dari hatiku. Aku sudah berusaha mencobanya. Rupanya sia-sia. Aku benar-benar masih sayang Kak Re.&lt;br /&gt; Suatu malam, Kak Re meneleponku. Dia berkata kalau dia juga masih sayang aku. Tetapi dia bingung harus gimana. Dia bilang biar waktu saja yang menjawab. Katanya, walaupun aku dulu cuma kekasih gelapnya, tapi cinta dia sempat dalem ke aku. Kata-kata Kak Re malam itu semakin membuat aku nggak bisa lupain dia.&lt;br /&gt; Untuk waktu ke depan, aku nggak mau pacaran dulu. Aku ingin menyimpan rasa sayangku ke Kak Re untuk sementara waktu sampai aku benar-benar melupakannya. Biarlah semua yang indah menjadi kenangan yang terus tersimpan dalam lubuk hatiku. Biarlah yang pahit kubuang bersama rasa sakit hatiku ini. Cukup satu kali aku merasakan pacaran dengan guru. Akan aku jadikan pengalaman yang tak akan pernah terulang. &lt;br /&gt; Buat semua yang baca kisah ini, jangan pernah ditiru. Karena di akhirnya kalian bakal ngrasain susah sendiri. Mencintai seseorang yang tidak selayaknya dicintai. Memendam cinta yang tak semestinya. Berat sekali untuk diri kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6215359982708432102-1608936579144824162?l=ceritasore.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritasore.blogspot.com/feeds/1608936579144824162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/2009/01/kisah-cinta-segitiga_05.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default/1608936579144824162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default/1608936579144824162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/2009/01/kisah-cinta-segitiga_05.html' title='Kisah Cinta Segitiga'/><author><name>SMPK_WITA</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_fmpd1y-umuQ/Se1FjNpv82I/AAAAAAAAALw/bOBjrKR-cpQ/S220/logo+smpk.JPG'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6215359982708432102.post-5908105264521208017</id><published>2008-03-13T03:35:00.000-07:00</published><updated>2009-04-25T03:11:22.033-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kehidupan'/><title type='text'>HIDUP PENUH PERJUANGAN</title><content type='html'>sewaktu aq masih SMP itu adalah sebuah awal dari perjalanan hidup aq. banyak hal baru yang aq pelajari pada masa itu.&lt;br /&gt;sebenarnya setelah lulus dari sekolah dasar aq berniat tidak meneruskan lagi sekolah, tetapi oleh kepala sekolahq waktu itu aq dibujuk ntuk tetep sekolah dan ngelanjutin ke SMP. biasa lah cuma masalah biaya. tapi aq akhirnya melanjutkan sekolah juga ke jenjang SMP.&lt;br /&gt;untuk masuk ke SMP semua biaya sekolah q ditanggung ama kepala sekolah SD q.&lt;br /&gt;sebuah semangat yang baru muncul dalam diriku, bahwa aq harus benar-benar serius dalam sekolah. aq tidak tahu bahwa yang membiayai sekolah aq selama ini adalah seorang kepala cabang sebuah bank terbesar di Indonesia. setelah aq menginjak kelas 2 SMP barulah aq tahu bahwa yang membiayai itu adalah Bapak itu (maaf tidak saya sebut nama).&lt;br /&gt;setiap hari aq belajar dengan giat supaya aq bisa masuk 10 besar di kelas, dan memang benar usahaku tidak sia-sia. selama kelas 1 ampe kelas 3 aq bersyukur bisa masuk 10 besar.&lt;br /&gt;aq mengucapkan banyak terima kasih kepada Kepala sekolah SD q dan Bapak yang telah membiayai semua biaya sekolah aq. mungkin tanpa mereka aq sekarang ini bukanlah apa-apa, ga pernah merasakan duduk di bangku SMP dan SMA.&lt;br /&gt;aq sangat berhutang budi sekali kepada mereka. dimanapun mereka berada sekarang aq hanya bisa membalas budi dengan doa yang tulus semoga mereka semakin sukses dan sehat selalu dan panjang umur.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6215359982708432102-5908105264521208017?l=ceritasore.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritasore.blogspot.com/feeds/5908105264521208017/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/2008/03/hidup-penuh-perjuangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default/5908105264521208017'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default/5908105264521208017'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/2008/03/hidup-penuh-perjuangan.html' title='HIDUP PENUH PERJUANGAN'/><author><name>Monyet</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://3.bp.blogspot.com/-83TcRSfxjZk/TugF8635L3I/AAAAAAAAAb8/N-rvi6wwZ4w/s220/nyetz0030.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6215359982708432102.post-1523980956591736459</id><published>2007-12-06T18:57:00.000-08:00</published><updated>2009-04-25T03:11:11.624-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Masa Kecil'/><title type='text'>Cerita Masa Kecil</title><content type='html'>Pada waktu q kelas 2 SD aq pernah suka ama seorang cewe. tapi mungkin semua org tau kalo cinta seperti tu kan wajar aja too, biasa orang2 sebut "cinta monyet". Dia tuh cuantix en imutz2. tiap hari aq jadi semangat banget kalo pergi ke skul, karena pengennya aq cepet2 ketemu ama doi. sebenarnya doi ga pernah tau kalo aq suka ma dia, biasa lahh kan seumuran kaya aq pada waktu itu kan lum berani buat ungkapin cinta ke cewe. Tiap hari aq selalu bermain ama dia. dulu masih lum ada mainan kaya sekarang seperti PS ato Komputer, dulu biasa qt maen petak umpet en de el el. kl aq lg males maen biasanya aq hanya liatin dia maen ama temen2 aja. seneng rasanya. waktu itu pernah aq berjuang keras tuk dapetin no telp dia sampe2 aq dikeluarin dari kelas gara2 aq rame di kls buat nanyain no telp doi ama temen2nya.&lt;br /&gt;pada suatu saat aq dah dapetin no telp si doi, tapi setelah itu aq ga berani buat telp doi. setiap kali aq telp dia aq ga pernah ngomong, apalagi kalo yang terima itu ortunya. biasanya aq cuman dengerin suaranya aja trus buru2 aq tutup. dengan seperti itu aja aq dah seneng setengah mati.&lt;br /&gt;sekarang saat aq dah gede ini, aq ga tau dia ada dimana, terakhir aq ketemu ama dia pada waktu aq kelas 3 smp dulu. doi tetep aja cantix kaya dulu.&lt;br /&gt;yahh mungkin itu hanya sepenggal ceria aq dimasa kecil disaat aq suka ama seorang cewe. biasanya aq suka senym2 sendiri bila teringat akan hal itu. semuanya biar menjadi sebuah kenangan yang akan tersimpan di dalam hati dan pikiran q.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6215359982708432102-1523980956591736459?l=ceritasore.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ceritasore.blogspot.com/feeds/1523980956591736459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/2007/12/cerita-masa-kecil.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default/1523980956591736459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6215359982708432102/posts/default/1523980956591736459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ceritasore.blogspot.com/2007/12/cerita-masa-kecil.html' title='Cerita Masa Kecil'/><author><name>Nyet Poenya</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05867515220635393651</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
